Jumlah Ismiyyah (الجملة الاسمية)

Mengenal struktur kalimat nominal yang diawali dengan isim serta penerapannya dalam Al-Qur’an.

Dalam bahasa Arab, kalimat dibagi menjadi dua jenis utama: jumlah ismiyyah dan jumlah fi’liyyah. Pada bab ini kita fokus pada jumlah ismiyyah, yaitu kalimat yang diawali dengan isim.

01

Pengertian & Struktur Jumlah Ismiyyah

Jumlah ismiyyah (الجملة الاسمية) adalah kalimat yang dimulai dengan isim. (kata benda atau kata ganti).

Struktur dasar jumlah ismiyyah terdiri dari dua unsur utama:

  • Mubtada’ (المبتدأ) → subjek (yang dibicarakan)
  • Khabar (الخبر) → predikat (informasi tentang mubtada’)

Susunannya secara umum: Mubtada’ + Khabar

Jumlah ismiyyah biasanya digunakan untuk memberikan informasi atau penjelasan tentang sesuatu.

02

Contoh dari Al-Qur’an

03

Mubtada’ (Subjek) dan Khabar (Predikat)

Mubtada’ (المبتدأ)

Mubtada’ adalah kata yang menjadi pokok pembicaraan dalam kalimat. Biasanya berupa isim yang berada di awal kalimat.

Ciri-ciri mubtada’:

  • berupa Isim
  • biasanya berada di awal kalimat
  • beri’rab rafa’ (berharakat ḍammah)

Khabar

Khabar adalah informasi yang diberikan tentang mubtada’.

Ciri-ciri khabar:

  • Menjelaskan mubtada’
  • beri’rab rafa’ (berharakat ḍammah)
  • Bisa lebih dari satu kata
04

Syarat Mubtada’ dan Khabar

Agar sebuah kalimat dapat disebut jumlah ismiyyah yang benar, terdapat beberapa ketentuan:

  • Mubtada’ dan khabar harus berupa isim. Keduanya bukan fi’il atau ḥarf.
  • Keduanya biasanya dalam حالة raf‘
    Ditandai dengan harakat ḍammah atau tanda raf‘ lainnya.
  • Khabar harus memberikan makna yang lengkap
    Artinya, kalimat menjadi jelas dan dapat dipahami. Contoh:
  • Ada kesesuaian antara mubtada’ dan khabar
    Dalam banyak kasus, keduanya sesuai dalam jenis (mudzakkar/mu’annats) dan jumlah (mufrad, mutsannā, jamā‘).
  • Jumlah ismiyyah dimulai dengan isim
    Jika dimulai dengan fi‘il, maka dinamakan jumlah fi‘liyyah, bukan jumlah ismiyyah.

Siap Uji Pemahamanmu?

Latihan Interaktif!

Setelah belajar sekarang saatnya menguji pemahamanmu. Yuk, coba kuisnya dan lihat seberapa jauh kamu memahami materi ini!