Jumlah Fi’liyyah (الجملة الفعلية)

Mempelajari kalimat verbal yang terdiri dari fi’il dan fa’il serta contoh penerapannya dalam Al-Qur’an.

Selain jumlah ismiyyah, dalam bahasa Arab terdapat jenis kalimat lain yang disebut jumlah fi’liyyah, yaitu kalimat yang diawali dengan kata kerja. Pemahaman terhadap jumlah fi’liyyah sangat penting karena banyak digunakan dalam Al-Qur’an dan percakapan sehari-hari.

01

Struktur Jumlah Fi’liyyah

Jumlah fi’liyyah (الجملة الفعلية) adalah kalimat yang dimulai dengan fi’il (kata kerja). Struktur dasarnya terdiri dari:

Fi’il (الفعل)
kata kerja
Fāʿil (الفاعل)
pelaku / subjek

Susunan secara umum: Fi’il + Fāʿil

Dalam beberapa kalimat, jumlah fi’liyyah juga dapat memiliki tambahan objek (mafʿūl bih), tetapi unsur utama tetap fi’il dan fāʿil.

02

Contoh dari Al-Qur’an

03

Pengertian Fi’il

Kata yang menunjukkan perbuatan atau kejadian yang berkaitan dengan waktu.

Jenis fi’il::

Fi’il māḍī (lampau): كَتَبَ
Fi’il muḍāri‘ (sedang/akan): يَكْتُبُ
Fi’il amr (perintah): اُكْتُبْ

Fi’il menjadi unsur pertama dalam jumlah fi’liyyah dan menentukan makna utama kalimat.

04

Pengertian Fāʿil

Fāʿil adalah pelaku dari suatu perbuatan yang disebutkan oleh fi’il.

Ciri-ciri fāʿil:

Berupa isim
Biasanya terletak setelah fi’il
marfu’ (berharakat akhir ḍammah atau tanda rafa‘ lainnya)

Dalam beberapa kasus, fāʿil bisa tidak disebutkan secara langsung dan digantikan oleh dhamir.

Siap Uji Pemahamanmu?

Latihan Interaktif!

Setelah belajar sekarang saatnya menguji pemahamanmu. Yuk, coba kuisnya dan lihat seberapa jauh kamu memahami materi ini!